Perjalanan Jogja, Semarang, Salatiga – Bermain ke Semarang

Pada hari minggu itu, tante Ira membawa mobilnya yang besar dan mengantar kami ke Semarang. Kami berangkat jam 3-an, dan sampai di Semarang lumayan malam. Di Semarang, kami menuju ke Rumah Bhakti Ibu. Yaitu rumah bersalin. Kata ibu, kita akan tinggal disitu beberapa hari. Aku, ibu, dan kakak beristirahat di salah satu ruang untuk ibu hamil atau beberapa hari setelah melahirkan. Di sana baunya…. Aneh. Asing lebih tepatnya. Yang kumaksud itu kamarnya. Kamarnya juga berwarna pink di mana-mana. Dinding, korden, tempat tidur, lemari, bahkan kamar mandinya pink. Lucu. Di koridornya berbau normal. Paginya aku bertemu dengan keluarga tante Annette yang juga ikut acaranya ibu. Ada juga keluarga tante Moi. Tante Ellen juga mengenalkanku kepada anaknya, yaitu Vima. Membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk mendapatkan kenyamanan. Tetapi setelah bermain game yang greget, kami jadi makin dekat. Di tengah-tengah koridor (atau pas didepan pintu masuk utama), ada perosotan kecil dan dua kuda-kudaan. […]

Continue Reading

Perjalanan Jogja, Semarang, Salatiga – Di Homestay

Sebelum acaranya mulai, bapak dan ibu harus mendatangi banyak rapat. Mereka juga harus mempersiapkan ini-itu. Itu mengapa kami datang lebih awal. Jadi selama orangtua kami rapat, kami bertiga menetap di homestay Nitiprayan. Di sana ada sekitar 5-8 kamar dan satu dapur umum. Di kamar kami ada dua tempat tidur (yang satu extra), kamar mandi yang nyaman, lemari, TV, AC, dan meja. Tempatnya itu rumah yang seukuran kamar jadi lucu. Homestay-nya dekat sama tempat acara (Sanggar Anak Alam), di sekitarnya juga ada lumayan banyak warung-warung dan tempat makan. Tempatnya sejuk dan menyenangkan, mungkin karena mataharinya nggak terlalu menyengat. Orang-orang di sekitar situ juga baik. Di homestay, kami tidur-tiduran, jalan-jalan, dan bermain riang. Kadang kami keluar untuk makan bareng ibu dan bapak. Ada banyak tempat makan yang beda. Ada restoran yang menjual aneka makanan, ada juga warung yang mepersediakan nasi kucing. Kami juga diberikan sarapan setiap pagi.

Continue Reading

Tantangan Eksplorasi – Festival Desa

Hari ini, pada tanggal 30/10/2016, aku dan bapak pergi ke Festival Desa. Hari jum’at (tanggal 28/10/2016), kami sekeluarga (ditambah keluarga tante Annette dan tante Mella) naik kereta dalam rangka pulang dari perjalanan kami di jawa tengah. Di kereta, bapak dan ibu mengatakan bahwa kak Shanty memberikan tugas baru, yaitu mengikuti acara “Festival Desa.” Kami diminta untuk bertanya ke panitia mengapa acara itu diselangarakan dan juga menanya ke salah satu stand yang ada di acara tersebut. Jadi pada hari minggunya (30/10/2016), aku dan bapak berangkat jam 8 pagi ke Bumi Perkemahan Ragunan dengan cara Go-Jek, Busway, dan jalan. Tempatnya lumayan jauh, sekitar 1 1/2 jam dari rumah. Di perjalanan, kami berjuang di keramaian Jakarta pada hari minggu. Di sana, aku bertemu dengan Raka, Adinda, dan Donna. Saat itu Adinda sedang mendengarkan seorang pria yang sedang presentasi tentang singkong. Tempat duduk masih luang, jadi aku ikut mendengarkan. Pria itu menjelaskan cara mengupas […]

Continue Reading

Tantangan Explorasi – Pola Data dan Inferensi

Tugas eksplorasi selanjutnya adalah untuk mencari pola data dan membuat inferensi dari tulisan teman-teman yang lain di tugas sebelumnya (Tantangan #05). Untuk tugas ini, aku mengumpulkan data dari semua tulisan milik teman-teman. Totalnya ada 23 orang narasumber, yang menyukai makanan yang berbeda-beda. Walaupun lumayan sulit, aku akhirnya mendapatkan beberapa pola yang menarik. Pola Data Sebagian besar (86.96%) dari narasumber tetap menyukai makanan lokal. Sedangkan 13.04%, atau 3/23 narasumber memilih makanan asing sebagai makanan favorit Sebagian besar dari penggemar makanan lokal menyukai yang asin. Rata-rata, wawancaranya berlangsung selama sekitar 13 menit (Berdasarkan yang menghitung waktu) 66.6..% atau 2/3 narasumber memilih makanan asin sebagai makanan favorit 52.17% atau 12/23 dari narasumber memilih makanan yang sudah dikenalnya sejak kecil sebagai makanan favoritnya 60.86% atau 14/23 dari narasumber memilih makanan pokok sebagai makanan favoritnya Hampir setengah narasumber (47.8% atau 11/23 ) memilih makanan yang mengandung daging, 17.39% memilih makanan mengandung sayuran, dan sisanya (34.81%) […]

Continue Reading

Menariknya Perjalananya kak Inu & kak Meli

Rabu kemarin (20/07/16), Oase mengumpul kembali dalam rangka mendengarkan cerita dari kak Meli dan kak Inu, kak Meli dan kak Inu menceritakan tentang perjalanan mereka dari Anyer, ke Surabaya.   Kak Inu dan kak Meli waktu itu sedang jalan-jalan selama sekitar 24 hari menggunakan motor dari Anyer sampai ke Surabaya. Untuk perjalanan itu tentu banyak persiapan, dan mereka menceritakan tentang mereka sedang mencari seorang teman, atau teman-nya teman yang tinggal di daerah-daerah yang akan mereka lewati.   Mereka menceritakan juga tentang mereka menginap di rumah sakit, atau di hotel yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Katanya ada juga konflik-konflik yang cukup seru.   Tapi bagiku topik yang paling seru itu kuliner! Kak Inu dan kak Meli menceritakan tentang makanan-makanan yang mereka makan, seperti cumi-cumi yang masih ada tinta nya. Mereka juga menceritakan tentang sebuah warung, yang bikin sesuatu seperti latte art, tapi pakai ampas kopinya!   Tadinya, mereka ingin mengunakan […]

Continue Reading
1 2 3 8