Outline Output

Aku memutuskan mengubah outputku, menjadi buku kisah seorang anak di pulau tempat kami melakukan eksplorasi. Buku itu akan bercerita tentang dia, kegiatannya, dan apa-apa yang menarik dari dirinya. Aku mengganti outputku agar lebih banyak interaksi dan observasi yang kulakukan dengan penduduk disana. Hal pertama yang aku akan lakukan, segera berkenalan dan membangun pertemanan di sana. Kemudian aku akan melakukan wawancara-wawancara kecil dengan anak-anak di sana hingga aku bertemu seorang anak yang bisa aku observasi lebih dalam. Beberapa hal yang akan kugali tentang anak itu.   Mengapa dia? (The “why”) Tentang dia: Nama, Umur Hal-hal kesukaan (Misal makanan, karakter) Teman-teman mainnya Keunikannya: Cita-cita? Kegiatan? Kondisi? Hobi? Pertanyaan: Ortu: Apa hal yang paling dia gemari? Ortu: Dia ngapain saja di rumah? Anak: Kalau sudah besar ingin jadi apa? Anak: Kamu sukanya ngapain? Keluarga? Orangtua: Nama Kerja Saudara Nama Yang paling disukai dari mereka Kegiatan? Tempat-tempat yang dikunjunginya pada hari-harinya Permainan yang dia […]

Continue Reading